Selasa, Mei 17, 2022
BerandaDAERAHWarga : Kapolsek Diminta Untuk Menertibkan Usaha, Industri 'Sawmill' Meresahkan
spot_img

Warga : Kapolsek Diminta Untuk Menertibkan Usaha, Industri ‘Sawmill’ Meresahkan

Labusel, GlobalNEWS21.net |

Diduga adanya kegiatan industri perkayuan (Sawmill) di desa Batang Nadenggan cukup meresahkan warga. Suara bising dari mesin sawmill menjadi sebab sejumlah warga merasa tidak nyaman. Untuk itu warga meminta pihak kepolisian melakukan penertiban usaha tersebut agar tidak menjadi polemik di masyarakat.

Baca juga :

HUT ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota yang Tertembak saat Bertugas

Dari keterangan warga sebut saja Marbun yang merupakan warga sekitar lokasi Sawmill merasa keberatan dengan suara bising.

“Di lokasi kami tinggal ada suara mesin gergaji sehingga menimbulkan suara bising. Pemilik Sawmill merupakan warga sini dan Kelompok ada beberapa orang,” jelas Marbun kepada awak media, Jumat (15/10).

Ditambahkan apabila ini tidak mendapat respon atas suara bising, Marbun akan melaporkan kepada Kapolsek setempat.

“Saya akan melaporkan tindakan perbuatan tidak menyenang terhadap orang lain,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya warga sudah melaporkan kasus ini mendapat respon dari Rusli Siregar selaku Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) Desa Batang Nadenggan. Ia telah menyarankan aktifitas tersebut dihentikan. Karena ini merupakan pelanggaran hukum meski kegiatan itu dikerjakan oleh oknum warga.

“Kami menyarankan harus sesuai anjuran pemerintah. Karena pekerjaan itu sudah termasuk mengganggu pedengeran masyarakat lain. Meski itu merupakan bantuan dari pemerintah seperti Dinas Sosial,” jelas Rusli Siregar bersama dengan Babinsakamtibmas Aipda Risdianto kepada awak media di lokasi industri perkayuan belum lama ini.

Sementara itu diduga pemilik industri Perkayuan, Jumingan tidak bersedia ditemui oleh warga. Namun sebut saja KH memberikan respon dengan nada tinggi pada saat pihak terkait mendatangi usaha tersebut belum lama ini. Sempat terjadi percekcokan sehingga pertemuan tidak membawa hasil. Sehingga berita ini dipublikasikan awak media belum mendapat klarifikasi dari pemilik usaha. (Red)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Most Popular

spot_img