Selasa, Mei 17, 2022
BerandaDAERAHRumah Sakit Columbia Asia Digugat,  Advokat Adian Hariman Siregar & Partners Angkat...
spot_img

Rumah Sakit Columbia Asia Digugat,  Advokat Adian Hariman Siregar & Partners Angkat Bicara Soal Dana Pasien  Covid-19

Medan, GlobalNEWS21.net | Penggugat Ermaita Purba melalui kuasa hukumnya Adian Hariman Siregar, SH, Syahruddin Ahmad Fransetya, SH, Fauzi Akbar Pohan, SH, Boby Ginting, SH dan Reza Rayhan, SH hadir pada persidangan pertama.

Baca juga :

Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Ini Bukti Kerja Bobby Nasution

Gercep, Revitalisasi Drainase di Kota Medan, MKF MNI Kota Medan :  Apresiasi Bobby Nasution

Sangat disayangkan pihak tergugat II yakni Kemenkes Republik Indonesia tidak hadir dalam persidangan.

Adian Hariman Siregar, SH selaku kuasa hukum Ermaita Purba.(GlobalNEWS21.net)

Pihak kuasa hukum sangat menyayangkan hal tersebut. Sebab negara ini adalah negara hukum. Harusnya patuh dan tunduk terhadap kaidah kaidah hukum yang berlaku.

Permasalahan yang terjadi Adian Hariman Siregar dan partners mengatakan, “klien kami merupakan pasien covid 19. Dan terdaftar sebagai pasien covid 19 Kemenkes RI. Sehingga nama debitur adalah C19 kemenkes di tagihan rumah sakit tergugat I dan nama pasien adalah klien kami.”

Sebagaimana tertuang di dalam peraturan perundang undangan pasien covid di tanggung pemerintah yakni Kemenkes RI.

“Namun faktanya klien kami di minta mendeposit kan uang sejumlah 365juta,” ujarnya di Medan, Selasa (30/11).

Ditambahkannya, “Sudah kita somasi tidak juga di indahkan, sehingga kami mendaftarkan gugatan ini untuk mendapatkan kepastian hukum bagi klien kami, sampai gugatan ini di ajukan dan di panggil kepersidangan dengan nomor perkara 859/ pdt. g/2021/PN Mdn hari ini 30 november 2021 belum juga ada itikad baik mengembalikan dana klien kami.”

“Kami menghimbau kepada tergugat 1 yakni rumah sakit Columbia Asia dan tergugat 2 pemerintah republik indonesia, khususnya kementerian kesehatan RI. Untuk melaksanakan dan menjalankan peraturan menteri kesehatan nomor 59 tahun 2016. Yang menyatakan pasien penyakit emerging tertentu diberikan pembebasan biaya,” tutupnya. (Tim)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Most Popular

spot_img