Selasa, Mei 17, 2022
BerandaHUKUMPolres Dairi Lakukan Mediasi Masalah Pemberitaan, Polisi Bentak Pendeta Berakhir Damai
spot_img

Polres Dairi Lakukan Mediasi Masalah Pemberitaan, Polisi Bentak Pendeta Berakhir Damai

Dairi, GlobalNEWS21.net |

Adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyampaikan oknum Polisi yang diduga membentak seorang pendeta di Desa Bangun. Kecamatan Parbuluan. Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman SH, SIK, MM melalui Plh Kasat Reskrim Iptu Sumitro Manurung didampingi Kasubbag Humas Iptu Donni Saleh, Kapolsek Parbuluan Iptu Agus Santoso, melakukan mediasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Keterangan foto : Mediasi yang dilaksanakan di Mapolres Dairi. (GlobalNEWS21.net)

Mediasi dilaksanakan di Mapolres Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Sabtu (13/11/2021). Di hadiri Praeses HKBP Dairi Pdt Sampur Manullang, Pendeta Esron Ambarita pelayan di HKBP Marturia Desa Bangun 1 Kecamatan Parbuluan dan keluarga serta Kanit Intel Polsek Parbuluan Aipda MT Pardosi.

Baca juga :

Partai NasDem Dairi Bantu Warga Korban Politik Pilkades Sumbul Tengah

Manfaat Air Lemon Untuk Kecantikan dan Kesehatan

Dari keterangan Pdt Esron Ambarita, dia tidak tau masalah dengan Aipda MT Pardosi sampai jadi pemberitaan di media. Diakuinya memang ada wartawan yang bertanya terkait permasalahan itu.

“Karena ada wartawan yang bertanya, maka saya ceritakan apa yang terjadi,” ucap Esron.

Menurut Esron, permasalahan itu sebenarnya sudah didamaikan dan tidak ada masalah lagi. Mungkin ada jemaat yang menyampaikan kepada wartawan, sehingga naik ke media.

“Untuk itu dalam pertemuan ini saya minta maaf, karena tidak ada niat saya masalah ini menjadi panjang,” ujarnya.

Sementara Aipda MT Pardosi usai mediasi mengaku kalau dirinya merasa tidak ada membentak bapak Pdt Esron. Mungkin karena logat bahasa saya yang keras, seolah-olah seperti nada membentak.

“Saya juga telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian itu,” ungkapnya.

Terkait permasalahan itu, Plh Kasat Reskrim Iptu Sumitro Manurung mengatakan, ini masalah kesalahpahaman saja, untuk itu, mewakili Kapolres Dairi dan instansi kepolisian menyampaikan permohonan maaf.

“Kami dari kepolisian Polres Dairi mohon maaf kepada Pdt Esron Ambarita dan keluarga,” ucap Sumitro.

Dalam pemberitaan di salah satu media online, Pendeta Esron Ambarita (50) pelayan di HKBP Marturia Desa Bangun 1 Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi Sumatera Utara diduga dibentak oknum polisi bermarga P.

“Saya merasa dibentak P di rumah ini. Istri dan anak saya sampai menangis” ungkap Esron di rumah dinas, Jumat (12/11/2021).

Esron menyebut, kehadiran P ke rumah dinasnya terkait ucapannya di gereja, agar jemaat memilih calon kepala desa (Kades) dari gerejanya pada pemilihan Kepala Desa (Pilkades). (Junitha)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Most Popular

spot_img