Senin, Mei 16, 2022
BerandaHUKUMPENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOTIKA
spot_img

PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI NARKOTIKA

Medan, GlobalNEWS21.net |

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar pengungkapan dan pemusnahan barang bukti narkotika.  Pengungkapan kasus menonjol Tindak Pidana Narkotika oleh Ditresnarkoba Polda Sumut sejak periode Tanggal 24 September 2021 s/d 26 Oktober 2021 dan pemusnahan barang bukti Narkotika yang merupakan hasil pengungkapan periode Bulan Juli 2021 s/d Oktober 2021 digelar pada hari Selasa tanggal 16 Nopember 2021 sekira pukul 10.00 Wib.

Baca juga :

Inspektorat Sumut Temukan Kerugian Keuangan Negara Pada Proyek Bibit Tenak Di DKPP Sumut

“Mengingat wabah virus Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi, maka konferensi pers pengungkapan kasus menonjol Tindak Pidana Narkotika dan pemusnahan barang bukti Narkotika kali ini, menghadirkan perwakilan dari beberapa tersangka yang berada di RTP Polda Sumut,” ungkap rilis resmi dalam siaran Pers dari Polda Sumut, Selasa (16/11)

Adapun konferensi pers menginformasikan pengungkapan kasus menonjol Tindak Pidana Narkotika periode Tanggal 24 September 2021 s/d 26 Oktober 2021 oleh Ditresnarkoba Polda Sumut. Disebut jumlah kasus sebanyak 3 kasus dengan jumlah tersangka 5 orang dan Barang bukti narkotika Jenis sabu seberat 122.650 (seratus dua puluh dua ribu enam ratus lima puluh) gram.

Pengungkapan Tindak Pidana Narkoba merupakan jaringan Malaysia – Indonesia Khusus Propinsi Sumut (Tanjung Balai – Deli Serdang – Medan)

Pemusnahan barang bukti Narkotika yang merupakan hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda Sumut periode Bulan Juli 2021 s/d Bulan Oktober 2021 ditambah dengan hasil press release di atas (periode Tanggal 24 September 2021 s/d 26 Oktober 2021). Jumlah kasus : 22 kasus dengsn Jumlah Tersangka 40 orang terdiri dari (39 Laki-laki dan 1 Perempuan).

Sementara itu jumlah barang bukti dari berbagai jenis diantaranya Narkotika Jenis sabu seberat 203.843,37 (dua ratus tiga ribu delapan ratus empat puluh tiga koma tiga puluh tujuh) gram, Narkotika Jenis Pil Ecstasy sebanyak 7.150 (tujuh ribu seratus lima puluh) butir. Narkotika Jenis Ganja sebanyak 71.075 (tujuh puluh satu ribu tujuh puluh lima) gram.

Modus yang dipergunakan oleh sindikat Narkoba untuk mengelabui petugas dengan cara disimpan ke dalam tas ransel, dibungkus dengan tenda warna biru, disimpan ke dalam lemari, disimpan ke dalam goni.

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal yang dilanggar dan ancaman hukuman dengan Pasal 114  Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) dan atau Pasal  111 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah). (

Dalam siaran persnya, Ditresnarkoba Polda juga akibat pengungkapan peredaran narkotika, jutaan masyarakat dapat diselamatkan. (A.Alil Lubis/Humas Polda)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Most Popular

spot_img