Senin, Mei 16, 2022
BerandaHUKUMHak Normatif Karyawan PT Armoxindo Farma 2 Tahun Tidak Dibayar Se Indonesia...
spot_img

Hak Normatif Karyawan PT Armoxindo Farma 2 Tahun Tidak Dibayar Se Indonesia Berharap Kabareskrim Turun Tangan

Medan,GlobalNews21.net –Hak Normatif Pt Armoxindo Farma 2 tahun tidak dibayar berita ini sudah  berkembang dimasyarakat luas,baik media online maupun cetak .

Hak normatif yakni berupa Gaji dan THR sejak tahun 2018-2020 belum juga dibayar pihak pemilik atau pimpinan perusahaan hanya mengatakan bersabar dan terus berjanji hak normatif tersebut akan segera dibayar namun hingga menjalani 3 (tiga) tahun (2018 – 2021) janji tersebut semakin tidak jelas.

hak normatif
Keterangan Foto: Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Pusat (Jakarta) dari Karyawan PT Armoxindo Farma Memwakili Sejumlah Cabang

Hal ini disampaikan karyawan PT Armoxindo Farma Cabang Medan yang berinisial DH dan DS,yang menuntut haknya yang sudah bekerja selama sejak tahun 2014 namun terhitung sejak tahun 2018 -2020 perushaan sudah tidak memberi gaji dan THR lagi tapi karyawan tersebut masih bekerja,alasan pihak pimpinan perusahaan kondisi perusahaan sedang kesulitan keuangan dan perusahaan hendak di Take Over pemilik perusahaan sedang mencari pembeli yang serius,ujar Karyawan tersebut saat dikonfirmasi GlobalNews21.net,Senin (29/11/2021)

Kata DS,sebelumnya permasalahan ini sejak tahun 2018 – 2020 segala usaha telah diupayakan,kita sudah membuat laporan ke Dinas Tenaga Kerja Provsu dan membuat BA Surat Pernyataan,juga menyurati Kementerian Ketenagakerjaan RI yang hasilnya tidak ada kepastian dan akhirnya pada tanggal 4 Agustus 2021  kami membuat Laporan Pengaduan ke Ditreskrimum Polda Sumut terkait dugaan penipuan dan pengelapan Hak Normatif karyawan dan laporan dilimbahkan ke Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut dan sampai saat ini belum ada kelanjutannya,ujarnya

lanjutnya,jadi kami harus melaporkan kemana lagi agar permaslahan kami bisa di proses,kami hanya ingin hak kami bisa dibayarkan oleh pemilik perusahaan,janganlah kami yang tidak berdaya ini korban oleh pengusaha besar,banyak teman-teman kami yang sudah pada meninggal dunia akibat ulah pemilik atau pimpinan perusahaan yang tidak bertanggungjawab.pungkasnya.

Bisa dibayangkan bagaimana kondisi penderitaan karyawan PT Armoxindo Farma yang ada di 28 cabang dari sabang sampai marauke apalai ditambah wabah pandemik Covid 19,jangankan untuk bayar kontrakan rumah atau cicilan Sepeda Motor untuk biaya makan keluarga sudah terancam,kami berharap agar Bapak Kabareskrim,Komjen Pol Drs.Agus Adrianto SHMH mengetahui hal ini dan turun tangan menuntaskan permasalahan ini  ,tutur para karyawan Cabang Medan berharap ada perubahan.

Terpisah,menurut keterangan Sekjen LSM Garuda Merah Putih Sumut (LSM GMPSU),Medalita yang sejak tahun 2020 telah menangani kasus ini dan pihaknya saat itu sudah mengklarifikasi ke Pimpinan Perusahaa,Hannindijo dan balasan surat Hanin menjelaskan secara kronologis penyembab perusahaan belum dapat memberi hak normatif karyawannya,dikarenakan kondisi perusahaan sedang kesulitan keuangan.dan berjanji akan segera menyelesaikan gaji dan THR para karyawannya,pungkasnya

Dijelaskannya,menurut hasil kajian dan analisa pemilik atau pimpinan perusahaah tidak menepati janjinya jelas ada Wanprestasi dan pelangaran undang-undang tenaga kerja “patut diduga adanya tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap Hak Normatif

hak normatif
Keterangan Foto: Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Pusat (Jakarta) dari Karyawan PT Armoxindo Farma fARMA Memwakili Sejumlah Cabang

Karyawan PT Armoxindo Farma” jika dihitung kerugian dari gaji dan THR masing-masing karyawan dari sabang sampai marauke selama 2 tahun,jelas jumlahnya tidak sedikit apalagi ada oknum yang mengabil kesempatan dalam hal ini,lagi-lagi korbannya masyarakat yang susah juga,ucap Medalita

Sekjen LSM GMPSU juga mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera membuat Laporan ke Kabareskrim ,mengingat Komjen Pol.Agus dulu pernah menjadi Kapolda Sumut,dibawah kepemimpinannya sangat dekat dan akrap kepada masyarakat kota Medan dan “Ringan Tangan” terlebih kepada masyarakat susah.ucap Medalita

Konfirmasi yang pernah dilakukan ke Disnaker Sumut bahwa pihaknya telah menyurati pimpinan perushaan namun tidak ada tanggapan dan menyurati Kementerian Ketenagakerjaan RI agar permasalah ini ditindaklanjuti di Pemerintahan Jakarta sehubungan pemilik dan pimpinan perusahaan PT Armoxindo Farma berdomisili di Jakarta,ujar Staf Disnaker saat itu.

Sampai berita ini dipublikasi konfirmasi ke pihak pemilik perusahaan,Farida dan President Direktor,Hanindijo lewat telpon sellulair dan Whasaap nada berdering pesan terbaca namun keduanya memilih untuk Vakum.(Tim)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Most Popular

spot_img