Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBUDAYADLH Madina Tak Mampu Tangani Sampah, Warga Blokir Jalan Menuju TPA
spot_img

DLH Madina Tak Mampu Tangani Sampah, Warga Blokir Jalan Menuju TPA

Madina, GlobalNEWS21.net | Dinas Lingkungan Hidup Madina, DLH Madina Tak Mampu Tangani Sampah, Mandailing Natal, Pencemaran Lingkungan, Warga Blokir Jalan Menuju TPA

Baca juga :

Dugaan Korupsi, Kejari Madina Tahan Mantan Kades Pasar V Natal

Mobil Sampah saat membongkar muatan sampahnya di badan jalan menuju TPA di Desa Batang Gadis, Kecamatan Panyabungan Barat, Sabtu, (20/11/21).

Sejumlah warga Desa Batang Gadis Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal memblokir Jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada Sabtu (20/11/2021). Pemblokiran ini terjadi akibat kekecewaan dan keberatan Masyarakat atas pengelolaan Sampah di TPA Kabupaten Mandailing Natal.

Warga Desa Batang Gadis sangat merasa terganggu akibat dari sampah yang dibuang pada badan jalan menuju TPA, sehingga mengakibatkan pencemaran ke Lahan perkebunan Masyarakat di sepanjang jalan menuju TPA, selain itu akibat pembuangan sampah pada badan jalan mengakibatkan jalan tersebut beralih kesamping.

Seperti disampaikan salah seorang warga Desa Batang Gadis Kecamatan Panyabungan Barat, M.Ayub Siregar, Sabtu (20/11/2021) mengatakan, “seharusnya jalan menuju TPA itu ada pada tumpukan sampah disepanjang jalan itu, akibat ditumpuknya sampah dijalan maka secara tidak langsung para Supir Truck sampah terpaksa melewati tanah Masyarakat disisi jalan guna bisa lewat ke TPA.”

Lebih lanjut Ayub Siregar mengungkapkan bahwa Masyarakat Desa Batang Gadis, “sudah sering mengeluhkan penumpukan sampah dijalan menuju TPA baik itu melalui surat maupun secara lisan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mandailing Natal namun tidak pernah digubris oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.”

Pemblokiran ini bukan yang pertama, sebelumnya Masyarakat Desa Batang Gadis juga sudah pernah memblokir jalan menuju TPA dan hasilnya sampah di Jalan menuju TPA diangkut, namun ini kembali terjadi hal serupa dimana Sampah yang di angkut dibuang tidak pada titik bongkar pada TPA.

“Kali ini kami Masyarakat tidak lagi mau menerima karena ini sudah berulang kali terjadi, ini merupakan kegagalan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang tidak mampu menangani pengelolaan sampah pada TPA, dan mengakibatkan dampak negatif ke lahan perkebunan Masyarakat, untuk itu kami dari Masyarakat akan menuntut Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal atas pencemaran yang terjadi ke di Lahan perkebunan Masyarakat Desa Batang Gadis,” pungkas Ayub Siregar. (TIM)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Advertisment

spot_img

Most Popular

spot_img